Posted by: Syam Jr on: Juli 7, 2008
wow keren bgt…!
kapan ya banjarmasin kyk itu??
tp saat ni aja banjarmasin dah keliatan gede kok.
Mimpi?
Dari segi estetika, kemoderenan memang dari gambar di atas perlu sepatutnya dipertanyakan? sendainya memang terjadi, pantaskah itu berada di tanah Banjar?
itukah kehendak mimpi orang Banjar di masa depan?
Masih adakah aspek nilai-nilai arsitektur budaya banjar sebagai sombolis daerah Banjar?
Nampaknya yang membari maras adalah aspek lingkungan alamnya!
tidakkah berupaya untuk selalu menjaga ketradisian budaya Banua kita?
Moderen itu tak selamanya indah? terima kasih!
@Muhammad Husnun Nashar
Terima kasih atas kunjungannya.
Hi ih memang ini hanya mimpi salah satunya dari sekian banyak orang yang bermimpi. Tentu akan sangat berbeda antara mimpi si Aluh di Aluh-aluh, Lihan di Cintapuri, Alui di Sungai Salai, Adan di Keladan, Idham di Doseldorf, Denan di Frankfurt am Main. Mintu jua mimpi si Juri nang wayah ini tinggal di desa Tambak Jariah, yang mendapatkan informasi tak terbatas dari internet, tinggal pilih adaptasi, akulturasi atau amang sasi dll…
Namanya urang banjar tuh GENGSInya kuat
kada hakun bausaha hagan kota sorangan
maharapkan urang tarus za………..
itu ciri khasnya urang BANJARMASIN.
@panny.
Terima kasih ba-elang ka tungkaran ulun. Tapi ulun urang banjar datang di banjar, kada baciri he-eh
pinjem gambarnya boleh? rencananya buat ilustrasi tulisan..
Juli 8, 2008 pada 1:37 pm
wow…. a final phantasy i guess…
i wish one day we can have that kind of city…
but i am just thinking…..
WHEN????
anyway… thank you for visiting my blog…. love to know anyone from the same city as myself….
@bakhrian.
When???? That is the main topic wich I wanna be supposed to create any ideas among peoples here in Banjarmasin. Some photos had presenting what going on young peoples dreaming. I hope its could be stimulating mainstream to all persons whose have responsibility. Thanks (syamjr)