SyamJr's WebBlog

Sengketa Pilkada Jatim: MK adili pelanggaran konstitusi.

Posted on: Desember 3, 2008

Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada persidangan hari Selasa 2 Desember 2008 yang memerintahkan dilakukannya pemungutan suara ulang tiga Kabupaten di Pulau Madura Jatim, karena adanya fakta telah terjadi pelanggaran sistematis, struktural, dan masif, sebelum dan selama pencoblosan yang bertentangan dengan konstitusi. Tiga kata terakhir ini menjawab reaksi yang timbul bahwa MK keluar dari kewenangannya.

Konstitusi mengamanatkan pemilu yang jujur dan adil. Pelanggaran azas jurdil itulah yang diadili oleh majelis hakim. Hukumnya diatur pada Pasal 22E ayat 1 UUD 1945 yang berbunyi ; Pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali.


Konsekuensi logis dari keputusan itu adalah pembatalan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur No 30/2008 tentang menetapkan pasangan Sukarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) sebagai pemenang Pilkada Jatim. Terdapat sedikitnya tiga wacana yaitu :

Pertama: Pemilihan ulang di Sampang dan bangkalan serta penghitungan ulang di Pamekasan. Artinya pasangan Karsa dan pasangan Kaji mempunyai peluang yang sama untuk memenangkan kontes tersebut.

Luapan kegembiraan terlihat dari para pendukung pasangan Khofiffah Indar Parawansa-Mujiono (KaJi) atas putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan salah satu tuntutannya agar dilakukan pemilu ulang Pilgub Jatim di Kabupaten Bangkalan serta Sampang, Madura, Jawa Timur. Khofifah Indar Parawansa tetap yakin akan menang dalam kasus sengketa pilkada melawan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jawa Timur. Menurut dia, keyakinan ini tumbuh jika melihat aspek moral, sosial, dan politik persidangan tersebut. Seperti diberitakan kompas.com.

Sebaliknya bagaimanapun putusan tersebut menjadikan gamang pasangan Karsa karena kemenangannya dibatalkan MK. “Keputusan MK itu sangat mengejutkan. Bukan saja karena tidak lazim, akan tetapi juga karena dalil untuk pemungutan suara ulang sangatlah lemah. Hasil putusan MK itu mengesankan, MK hanya ingin membuang badan saja,” Anas secara tegas berani mengatakan, apa yang menjadi putusan Mahkamah Konstitusi (MK) telah keluar dari prinsip perselisihan hasil. Putusan ini, kata Anas, sama saja MK dianggap telah memasuki wilayah yang bukan menjadi kewenangannya. Meski begitu, Demokrat sebagai partai utama pendukung Karsa harus legowo dan menerima hasil keputusan MK.

Kedua: Sengketa akan kembali masuk ke MK bilamana pasangan Karsa mejadi kalah karena pilkada ulang di Madura tersebut, “Kalau memang Karsa yang kalah nantinya, tentu masih ada celah untuk melakukan gugatan kepada Mahkamah Konstitusi. Asalkan, yang dilakukan nanti sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” kata Tifatul Sembiring.
Pemungutan suara ulang di Kabupaten Bangkalan dan Sampang atas sengketa pilkada Jawa Timur (Jatim). Setelah pemungutan suara ulang, bila tidak puas dengan hasilnya, kubu Soekarwo-Saifullah Yusuf (Karsa) bisa mengajukan gugatan. katanya.

Majelis dihadapkan kepada fakta persidangan tentang pelanggaran konstitusi. “Tidak bisa seorang bupati mengerahkan jajarannya untuk mempengaruhi pemilihan. Itu jelas berlawanan dengan prinsip pemilu yang jujur dan adil.”

Sependapat dengan Ketua Umum PKS Tifatul Sembiring bahwa setelah amar putusan MK dilaksanakan namun pihak Karsa yag protes terhadap hasilnya, “Ya bisa saja. Itu kan masalah baru, masalah lain. Sekarang sudah selesai dan setelah pemungutan suara ulang, KPU akan menetapkan pemenangnya,” ujar Prof.  Jimly Ashshiddiqie seperti dikutip detiknews.com, Selasa (2/12/2008).

Pakar hukum tata negara itu berharap KPU dan Panwas mengawal ketat pemungutan suara ulang di 2 kabupaten di Madura itu. “Saya rasa penyelenggaraannya harus lebih awas. Jangan sampai timbul kecurangan lagi dan Panwasnya harus lebih aktif,” Menurut pandangan  Prof. Jimly , bahwa keputusan MK yang memenangkan gugatan pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mudjiono (Kaji) merupakan keputusan yang sudah tepat dan adil.

Ketiga : Pilkada ulang akan mengesankan bahwa demokrasi sekarang itu berat diongkos. Tekanan ekonomi yang semakin berat meyusupkan perasaan jenuh , selanjutnya antusiasme masyarakat menurun dan masa bodoh. Sehingga  golput akan naik persentasinya. Ini tidak sehat guna menumbuhkan  demokrasi dalam kehidupan bernegara. Untuk pemungutan suara ulang dan penghitungan ulang di  tiga kabupaten ini diperkirakan menelan ongkos 20 miliar rupiah.

Maka untuk menghindari pemborosan anggaran hanya untuk bersengketa saja, sebaiknya para elit harus berfikir dan bertindak lebih bijaksana. Lebih baik menyatakan mundur ketimbang menyaksikan konflik horizontal bila mana pilkada ulang juga tidak mengakhiri sengketa. Pilkada tidak hanya berat diongkos tetapi akan memperjelas stigma  bahwa pemilu tidak akan  bisa dilaksanakan dengan jujur dan adil sesuai amanat konstitusi.

Hidup bukan untuk bersengketa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pengantar

Blog ini dibuat pada 15 Maret 2008 untuk menuliskan fikiran dan pandangan guna memahami orang lain melalui feed back atau tanggapan atas pemikiran yang tertulis, terutama pemikiran dari generasi muda yang sedang memainkan perannya diatas lantai kehidupan berbangsa di republik ini. About Me

Since March 15, 2008.

  • 190,824 hits

Pagerank Checker

Page Rank Check
Check Page Rank of any web site pages instantly:
This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

Guest IP

IP

Visitors Map

Blog Indonesia

Blogger Indonesia

Current Moon

CURRENT MOON

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip

Syam Jr

Desember 2008
S S R K J S M
« Nov   Jan »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  
%d blogger menyukai ini: