SyamJr's WebBlog

Jenderal George Agakya Merasakan Juga : Tiada Hari Tanpa Konflik

Posted on: Desember 18, 2009

Pada era demokrasi liberal seperti sekarang ini, tentara memang tidak memiliki hak memilih dan hak dipiih, namun tetap saja masih mempunyai hak yang sama dengan warga negara lainnya atas kebebasan berfikir serta menyatakan pendapatnya dalam kehidupan bermasyarakat bernegara. Pernyataan Jenderal TNI George Toisutta yang mengingatkan agar jangan sampai terjadi kebebasan yang kita gunakan saat ini, malah membuka peluang terjadinya konflik vertikal dan horizontal yang justru bisa dimanfaatkan pihak luar untuk mengintervensi sesuai kepentingan nasional mereka.

Pernyataan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu, merupakan pernyataan yang sangat wajar sebagai konsekuensi logis kebebasan berfikir serta menyatakan pendapat dalam menilai kondisi actual kehidupan bermasyarakat bernegara. Suatu pernyataan yang sepatutnya dihargai sebagai pandangan komponen bangsa dalam hal mana baik sipil maupun militer mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam menjaga integritas nasional bangsa Indonesia. Pernyataan Jenderal TNI George Toisutta itu hendaknya disikapi dengan kejujuran hati nurani.

Agaknya kita patut menyampaikan apresiasi bahwa berbagai perbedaan hendaknya bisa dikelola dengan semangat nasionalisme sehingga mampu mempererat kebersamaan serta memperkokoh kesatuan dan persatuan dalam menyelesaikan masalah-masalah bangsa. Untuk itu dibutuhkan pemimpin yang mempunyai strong leadership yang ditunjukan melalui tindakan arif nan bijaksana. Bukan dengan cara menghimpun dukungan mayoritas tunggal atau single majority. Agar tidak terjebak pada bentuk kekuasaan dictator mayoritas atau sebalik menjadi tirani minoritas.

Orientasi kehidupan berpoltik dewasa ini lebih mengedepankan perbedaan ketimbang berjalan pada persamaan pandangan. Sedangkan kehidupan bermasyarakat bernegera dalam kondisi actual saat ini justeru membutuhkan kesamaan pandangan. Adalah fakta jika memperhatikan perkembangan kehidupan kita melalui berbagai media terutama media televisi , berbagai konflik selalu mewarnai tayangan beritanya. Jenderal George sepertinya merasakan hal serupa seperti yang saya rasakan, tiada hari tanpa konflik, tiada hari tanpa kericuhan.

Apa yang terjadi dimasyarakat merupakan refleksi dari apa yang dicontohkan oleh pemimpinnya. Jika pemimpin kurcaci adu mulut silang sengketa, maka rakyatnya ricuh, jika pemimpin ricuh, rakyat adu jotos. Jika pemimpin adu jotos rakyat tawuran massal. Sementara perilaku pemimpin politik cenderung memelihara konflik demi mendapatkan basis konstituen. Perilaku politik yang mengedepankan perbedaan dengan dalih kebebasan menjadi bias manakala yang kita peroleh adalah konflik berkepanjangan, vertikal maupun horizontal bukanlah kehidupan yang menjadi keinginan bangsa ini.

Menurut pandangan saya, pernyataan itu merupakan penilaian atas kondisi objektif kehidupan bermasyarakat bernegara yang sedang berlangsung dewasa ini . Dengan kata lain, apa yang dikemukanan KASAD Jenderal TNI George Toisutta adalah pernyataan tidak memihak kelompok politik tertentu, suatu pernyataan netral yang berorientasi pada politik Negara yaitu menjaga dan memelihara integritas nasional bangsa Indonesia.

Pernyataannya itu sesuai dengan semangat dan amanah Bapak TNI, Panglima Besar TNI Jenderal Soedirman “Tentara tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga”, (Amanat Jenderal Besar Sudirman 12-11-1945 di Jogjakarta). Begitulah ketegasan sikap seorang Panglima Besar Jendral Sudirman menentukan sikap TNI dalam persoalan bangsa dan Negara.

“Tidak menutup kemungkinan, konflik vertikal dan horizontal yang terjadi justru dimanfaatkan pihak luar untuk mengintervensi sesuai kepentingan nasional mereka (pihak-pihak yang mengintervensi tadi),” ujar George.

Seperti disiarkan kompas.com KSAD kemudian meminta berbagai perbedaan yang ada sebaiknya bisa dikelola dengan semangat nasionalisme sehingga bisa mempererat kebersamaan serta memperkokoh kesatuan dan persatuan dalam menyelesaikan masalah-masalah bangsa.

Pernyataan yang disampaikan pada upacara peringatan Hari Juang Kartika Tahun 2009 di Markas Besar TNI AD, Selasa (15/12/2009),

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pengantar

Blog ini dibuat pada 15 Maret 2008 untuk menuliskan fikiran dan pandangan guna memahami orang lain melalui feed back atau tanggapan atas pemikiran yang tertulis, terutama pemikiran dari generasi muda yang sedang memainkan perannya diatas lantai kehidupan berbangsa di republik ini. About Me

Since March 15, 2008.

  • 190,888 hits

Pagerank Checker

Page Rank Check
Check Page Rank of any web site pages instantly:
This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

Guest IP

IP

Visitors Map

Blog Indonesia

Blogger Indonesia

Current Moon

CURRENT MOON

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip

Syam Jr

Desember 2009
S S R K J S M
« Nov   Okt »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
%d blogger menyukai ini: