SyamJr's WebBlog

SANG PELANDUK MENANG PEMILU

Posted on: April 4, 2015

Ketika Harimau marah marah dan mengumpat si Pelanduk, “tidak ada hewan yang lebih dungu dari kamu”, kata sang raja rimba. Pelanduk hanya tersenyum dan berkata “baik tuan raja rimba hamba pegang kata kata tuan, pelanduk adalah hewan paling dungu. Akan kukabarkan bahwa semua hewan termasuk tuan harimau si raja rimba adalah hewan yang dungu, kecuali saya.

Sang raja sempat agak kaget mendengar jawaban Pelanduk dan coba menganalisa ucapannya sendiri. Tetapi Pelanduk dengan cepat menghilang dibalik semak belukar. Tak perlu waktu lama, ia menuliskan pada wall FB – “Semua hewan termasuk tuan harimau si raja rimba adalah hewan yang dungu, kecuali saya”. Pelanduk alias si Kancil berceloteh ria.

Karuan saja mendapat respon dari banyak “fesbookers” yang umumnya menghujat, mamaki bahkan ada yang menghina. Last but not least pelanduk jadi ngetop markotop. Meskipun mungkin masuk kategore antagonis. Masa sih, nulis di wall FB kayak gitu nggak sopan bingits. Tapi masih untung Pelanduk tidak tuliskan – “Semua hewan termasuk Harimau di raja rimba adalah hewan yang korup, kecuali saya.”

Dari sekian banyak komentar dan tanggapan, pastinya tidak seekorpun yang coba bertanya. Bahkan Burung Hantu Dumbledore…..sang “profesor” sekalipun tidak berani bertanya….mengapa kecuali pelanduk. Ketika saya tanya mengapa saudara jadi pengecualian. Pelanduk hanya mempersilahkan bertanya langsung kepada Harimau sang raja rimba.

Singkat cerita, musim pemilu segera tiba untuk memilih raja baru menggantikan Sang Rahimau. Berbagai statemen yang bernada kampanye menyeruak memecah keheningan rimba. Media mainstream, medol dan medsos ramai membicarakan si pelanduk. Semakin dihujat semakin populerlah dia.

Para pendukung pelanduk menyebutnya sebagai ikon perubahan, tokoh kontroversial yang berani berbeda, tokoh yang kritis dan tak lupa pula di personifikasi dengan persepsi sebagai tokoh yang cerdas. Namanya juga kampanye, begitu kurang lebih ungkapan tokoh intelijen dari dunia hewan.
Pemilu sudah usai, hasilnya Pelanduk menang, terpilih menjadi Sang Raja Rimba yang baru menggantikan Harimau.

“Kok bisa ya” publik bertanya tanya, bagaimana mingkin Harimau tokoh kuat, petahana yang berprestasi bisa dikalahkan oleh Pelanduk yang dikenal akal akalan. Seabrek prestasi Harimau sirna seperti bayangan ditelah cahaya. Hilang dari memori rakyat yang dulu memujanya.

Tapi begitulah reaitas kontradiktif dengan keinginan. Satu hal yang menjadi catatan, apakah gerangan kebenaran ucapan sang Harima terhadap pelanduk. Katak Hijau memberanikan diri bertanya, apa yang pernah dikatakan mantan raja kepada Pelanduk. Sang Harimau menyatakan bahwa ia menyesal pernah memaki si Pelanduk dengan kasar.
Saya menyesal, sebagai raja mestinya saya adalah bagian dari seluruh bangsa hewan. Mestinya tidak pernah memaki siapapun karena bangsa hewan berbeda dengan bangsa manusia.

Syam Jr.
4 Mei 2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Pengantar

Blog ini dibuat pada 15 Maret 2008 untuk menuliskan fikiran dan pandangan guna memahami orang lain melalui feed back atau tanggapan atas pemikiran yang tertulis, terutama pemikiran dari generasi muda yang sedang memainkan perannya diatas lantai kehidupan berbangsa di republik ini. About Me

Since March 15, 2008.

  • 190,824 hits

Pagerank Checker

Page Rank Check
Check Page Rank of any web site pages instantly:
This free page rank checking tool is powered by Page Rank Checker service

Guest IP

IP

Visitors Map

Blog Indonesia

Blogger Indonesia

Current Moon

CURRENT MOON

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Umpan yang Tidak Diketahui

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip

Syam Jr

April 2015
S S R K J S M
« Sep   Mei »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
%d blogger menyukai ini: