Posted by: Syam Jr on: Juli 7, 2008
What’s originally view landscape of Banjarmasin, the capital city of South Kalimantan Province – Indonesia that often namely as the City of thousand river. It is located at 3°20′S, 114°35′E, lies on a delta island near the junction of the great Barito river and Martapura river. Banjarmasin is sometimes called the “River City”. Its population is about 567,000 (2003).
Pictures ( below) manipulated the original landscape. Young designer Shen Shadiqien changes the image become more exotic view by editing techniques. That’s looks like my dreaming city…wow
*****
This slideshow requires JavaScript.
Posted by: Syam Jr on: November 11, 2008
Kemaren, hari Minggu 09 Nopember 2008 saya diminta untuk memberikan kata sambutan untuk acara pernikahan anak seorang sahabat yang sudah seperti saudara sendiri. Dengan demikian anaknya yang akan menikahpun sudah seperti anak sendiri. Jadi saya diminta untuk memberikan kata sambutan atasnama beliau dan keluarga.
Ternyata saya gelagapan juga karena tidak begitu siap, meskipun saya sudah sering menjadi saksi dalam acara ijab kabul tetapi untuk berpidato, memberikan kata sambutan pada acara pernikahan belum pernah. Beranjak dari pengalaman galagapan ini saya mencoba membuat teks pidato kata sambutan. Teks sengaja dibuat tidak berpanjang panjang agar audiens tetap fokus kepada pasangan mempelai.
Barangkali diantara teman teman, tante, oom, pak cik, pak de, paman, julak, adik adik..yang secara dadakan butuh teks kata sambutan untuk acara pernikahan. Silahkan copy dan paste…dan tambahkan sesuai kebutuhan. Semoga bermanfaat.
Teksnya ada dihalaman berikut. Terima kasih telah mampir di blog ini.
Baca entri selengkapnya »
Posted by: Syam Jr on: Juli 26, 2011
Partai Demokrat tercoreng martabatnya dan telah menjadi sasaran tembak lawan politiknya akibat ulah kader yang berpolitik tidak santun, tidak bersih dan tidak cerdas. Hal menyebabkan Partai Demokrat terancam melorotnya kepercayaan masyarakat dalam konteks pemenangan Pemilu 2014. Rakornas di Bandung adalah konsolidasi Partai Demokrat untuk mengembalikan harkat dan martabat Partai Demokrat yang berpolitik secara santun, bersih dan Cerdas guna meneguhkan kembali kepercayaan masyarakat.
Begitulah kesimpulan amanat SBY pada pidato acara pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, 23-24 Juli 2011 . Coba putar ulang rekaman pidato SBY, simak secara seksama, saya kira sangat jelas kemana arahnya. Baca entri selengkapnya »
Posted by: Syam Jr on: Desember 25, 2010
San Francisco Interntional Airport ( Google.doc )
Keluar dari gerbang Bandara Internasional San Fransisco, Udink langsung tancap gas kearah barat. Gila sedan chevy butut begini masih lari 80 mil perjam, melintas dibawah freeway Bayshore 423A yang masih belum selesai pembangunannya, lalu berbelok ambil kanan masuk ke Huntington avenue.
“Di kiri kita itu Lomita Park, rumah saya disana, itu kau lihat yang belang warna warni” kata temanku ini.
Udink bukanlah nama sebenarnya. Justru lidahnya yang tidak bisa melafal bunyi huruf N dan ucapannya menjadi bunyi ENG pabila dia menyebut namaku. Akhirnya dia kami sapa dengan Udink
Lomita park?….jadi kau sudah lama tinggal di San Fransisco?” Aku menimpali bicaranya. Dia bilang apa saja toh saya tidak mengerti karena baru pertama kali. Baca entri selengkapnya »
Posted by: Syam Jr on: Oktober 31, 2010
Hen Thak Sri nyesel abis mengapa dia mau saja memenuhi undangan bermain poker dari koleganya yang Kepala Departemen Kepolisian. Awalnya hanya sekadar sosialita tetapi semakin larut malam berubah menjadi ajang judi dengan taruhan besar dan dia kalah…ludes. Bukan gara gara main poker yang menyebabkan bencana menimpa dirinya. Dia merenung dan lebih menyesal mengapa pula dia harus mabuk alcohol….
”betapa bodohnya saya melakukannya pada hal tak terbiasa minum tequila” rintihnya dalam hati. Mengapa pula dia menyetir sendiri ketika pulang kerumah usai bermain poker.
Biasanya ajudan yang merangkap sopir pribadi selalu mendampinginya, malam itu dia mengijinkan ajudannya pulang lebih awal. Keadaan jadi kacau balau, menyetir dalam keadaan mabuk dan menabrak perempuan muda yang sekarang lagi kritis di rumah sakit………………………. Hen Thak Sri, jaksa khusus extraordinary crime mendapatkan dirinya sekarang di sel tahanan polisi……..…sial.
***
Posted by: Syam Jr on: Oktober 25, 2010
Lelaki itu terhenti langkahnya ketika menyaksikan bocah seusia TK yang kemit kemot mulutnya seperti sedang berdoa. Lebih menarik lagi ketika dia lebih dekat. Terdengar si bocah berceloteh dengan kosa kata yang sangat asing baginya, meski berirama teratur tetapi jelas bukan sedang bernyanyi ataupun menangis.
Hkdf hkhf sahlf nllflf kdhshd……..eeemmmmmclok bressss
Hkdf hkhf sahlf nllflf kdhshd……..eeemmmmmclok bressss
Hkdf hkhf sahlf nllflf kdhshd……..eeemmmmmclok bressss
Ljljh ffers jtht hua sing sulakot braaaa… eeemmmmmclok bressss
Ljljh ffers jtht hua sing sulakot braaaa… eeemmmmmclok bressss
……………
Lelaki itu penasaran dan mencari tahu apakah bocah ini bersama orang tuanya atau inang pengasuh sebagaimana mestinya bocah seusianya berada luar rumah. Tetapi tidak nampak sesiapapun. Naluri lelaki itu mendorong hasratnya untuk bertanya.
Posted by: Syam Jr on: Desember 22, 2009
Perkembangan kerja Panitia Angket DPR RI tentang kebijakan bailout Bank Century memasuki materi substansi. Kompasianer Ichwan Kalimasada pada pembuka artikelnya menyebutkan bahwa Pansus angket Century semakin kuat mengungkap penuntasan skandal Century. Terbongkarnya fakta bahwa Komite Koordinasi (KK) yang menjadi cikal bakal KKSK tidak dibentuk berdasar hukum, telah membongkar batu sandungan besar penuntasan skandal Bank Century.
Dari hasil investigasi pansus angket century dengan Tim BPK 16/12 telah ditemukan fakta itu, sehingga dilahirkan kesimpulan proses bailout tidak memiliki dasar hukum alias illegal, demikian pula keberadaan KSSK berdasarkan Perppu no.4 tahun 2008 tidak pernah ditindaklanjuti dengan pembentukan lembaga KSSK baik melalui UU maupun keppres sebagai payung hukum di dalam menjalankan kewenangannya. Demikian bloger itu menuliskannya dibawah judul : Centurygate; Illegal Bailout Karena KSSK Juga Illegal
Posted by: Syam Jr on: Desember 18, 2009
Pada era demokrasi liberal seperti sekarang ini, tentara memang tidak memiliki hak memilih dan hak dipiih, namun tetap saja masih mempunyai hak yang sama dengan warga negara lainnya atas kebebasan berfikir serta menyatakan pendapatnya dalam kehidupan bermasyarakat bernegara. Pernyataan Jenderal TNI George Toisutta yang mengingatkan agar jangan sampai terjadi kebebasan yang kita gunakan saat ini, malah membuka peluang terjadinya konflik vertikal dan horizontal yang justru bisa dimanfaatkan pihak luar untuk mengintervensi sesuai kepentingan nasional mereka.
Pernyataan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu, merupakan pernyataan yang sangat wajar sebagai konsekuensi logis kebebasan berfikir serta menyatakan pendapat dalam menilai kondisi actual kehidupan bermasyarakat bernegara. Suatu pernyataan yang sepatutnya dihargai sebagai pandangan komponen bangsa dalam hal mana baik sipil maupun militer mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam menjaga integritas nasional bangsa Indonesia. Pernyataan Jenderal TNI George Toisutta itu hendaknya disikapi dengan kejujuran hati nurani.
Posted by: Syam Jr on: Desember 12, 2009
Ada berita menarik yang disiarkan berbagai media pada medio Desember 2009 yaitu seputar kesaksian ahli forensic Dr. Abdul Mun’im Ideris pada sidang kasus Antasri Azhar, Ahli forensik Universitas Indonesia itu mengatakan bahwa luka tembak telah dilakukan tindakan dengan dijahit. “Saya tidak memeriksa di TKP. Mayat dari TKP tidak langsung ke saya, tapi ke tempat lain. Sulit menentukan saat kematian korban. Itu paling penting karena berkaitan dengan alibi tersangka,” jelas dia.
Mengapa luka tembak itu dijahit? Pada kesaksian itu Dr. Mun’im juga mengatakan. Tindakan situasional dengan dijahit, tambahnya, biasa dilakukan oleh dokter rumah sakit. “Sah-sah aja tindakan jahitan itu. Seperti hanya basa-basi, masa tidak dilakukan tindakan. Sebenarnya ngga usah diapa-apain udah mati,” ucapnya.
Posted by: Syam Jr on: Desember 5, 2009
Apa yang akan terjadi besok setelah 9 Desember 2009, mungkin suatu gerakan yang me’manage’ aspirasi semangat anti korupsi menjadi suatu gerakan politik. Sebagai suatu gerakan politik adalah pasti dan tidak multi tafsir. Namun apakah gerakan itu murni dijiwai oleh semangat anti korupsi atau ada skema politik yang lain, tentu masih tanda tanya. Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono sendiri dengan pernyataanya telah mengingatkan public tentang kemungkinan adanya gerakan tersebut.
Pada rapat paripurna kabinet (4/12), Presiden SBY mensinyalir aksi massa besar-besaran itu akan dimanfaatkan kelompok tertentu untuk tujuan politis. “Saya mendapatkan informasi, pada 9 Desember akan ada gerakan sosial. Sebagian ingin betul-betul ingin memperingati Hari Antikorupsi. Tapi ada informasi yang saya dapatkan, motifnya bukan itu, tapi motif politik yang tidak berkaitan dengan korupsi,” kata Presiden SBY. Bahkan Ada muncul satu tokoh yang lima tahun terakhir ini tiba-tiba muncul, ya selamat datang,” kata SBY.
Posted by: Syam Jr on: November 28, 2009
Penggunaan hak angket yang diusulkan sebagian anggota DPR RI merupakan aspirasi rakyat. Namun demikian tidak seluruh rakyat lantas terwakili menyetujui penggunan hak angket terhadap kasus bailout Bank Century. Saya yang merasa aspirasi politiknya tidak terwakili, dengan ini mengusulkan agar DPR RI menghentikan upaya penggunaan hak angket terkait kasus tersebut. Mengapa?
Posted by: Syam Jr on: November 17, 2009
Kepada teman teman yang ‘workholic’ yang selalu sibuk, namun masih mau info hasil atau tentang rekomendasi TIM 8 yang dibentuk oleh Presiden SBY untuk verifikasi kasus ‘cicak vs buaya’ dapat browsing pada link ini dan masih bersambung disini
Info aktual yang cukup menarik atau sekadar pengetahuan umum saja
Komentar Terakhir